Jumat, 23 Oktober 2015

REVIEW DRAMA KOREA “PINOCCHIO” DALAM PERSPEKTIF JURNALISTIK



 
 Setelah temen-temen baca sinopsis yang sudah saya post di http://uninterestings.blogspot.co.id/2015/10/sinopsis-singkat-drama-korea-2014.html Kali ini saya akan me-review drama korea tersebut berdasarkan perspektif JURNALISTIK, maklum lah anak Broadcasting :D sombong dikit gpp ye kan? :p. Oke udah kok sombong nya cuma segitu aja :') mari membaca and enjoy ! :) (catatan : Bagi temen-temen yang punya saran dan kritik, silahkan tulis di kolom komentar, supaya di cerita atau tulisan selanjutnya bisa saya perbaiki, terimakasih :)
  
Berdasarkan riset, PINOCCHIO adalah serial drama korea terpopuler di tahun 2014. Drama ini mampu menguras emosi para penonton nya (termasuk saya :D). Para pemain serial drama PINOCCHIO memang tak asing lagi bagi para pecinta drama korea, apalagi pemain utamanya adalah Choi Dal po/Ki Ha Myeong yang dibintangi oleh Lee Jong Suk dan Choi In Ha yang dibintangi Park Shin Hye . Mereka sudah sering membintangi berbagai serial drama popular sebelumnya. 

Drama korea yang bergenre romance, family, fantasi ini bercerita tentang kehidupan seorang reporter yang penuh dengan dilema antara mempertahankan idealisme seorang jurnalis yaitu mencari kebenaran atau hanya memperjuangkan rating. Dalam kehidupan seorang reporter, tak jarang banyak reporter nakal yang kerap melebih-melebihkan berita ataupun tidak sesuai fakta dilapangan.

Sesuai dengan judulnya, dalam drama ini Choi In Ha memiliki penyakit yang bernama Pinocchio dimana jika ia berbohong maka ia akan cegukan. Penyakit tersebut juga membuat Choi In Ha gagal dalam test reporter. Salahsatu juri testnya adalah ibunya sendiri, dan ibunya sendiri yang mengatakan bahwa seorang Pinocchio tidak bisa menjadi reporter. Choi In Ha kesal karena penyakitnya ia tidak bisa menjadi reporter seperti ibunya yang menjadi reporter handal. Namun tak lama Choi In Ha di panggil oleh ibunya untuk menerima tawarannya sebagai reporter dan akhirnya Choi In Ha menerima tawaran tersebut dengan tekad bahwa seorang Pinocchio pun bisa menjadi seorang reporter karena sejatinya seorang reporter tidak boleh berbohong. 

Jika dilihat dari perspektif jurnalistik, drama tersebut memang menceritakan kehidupan reporter yang saat ini terjadi secara real. Tak jarang sekarang banyak stasiun-stasiun TV/para wartawan yang dijadikan sebagai ladang politik, saling mengejekan pihak satu dengan yang lainnya dengan mencari berita yang kontroversi tak peduli berita tersebut benar/tidak agar mereka mendapat income besar dan stasiun TV/reporter tersebut tetap eksis dan sedikit sekali para reporter yang benar-benar memiliki idealisme jurnalistik yang memilih mencari kebenaran tanpa memihak kemana pun. 

Sama halnya dalam drama tersebut, Sung Cha OK (ibunya Choi In Ha) disuruh untuk memberitakan bahwa penyebab kebakaran sebuah pabrik adalah kesalahan ketua pemadam kebakaran (ayah Choi Dal Po). Sung Cha OK disuruh oleh seorang pengusaha tersukses di kota tersebut yang memiliki banyak saham dimana-mana ialah ibunya Seo Bum Jo. Dan salahsatu sahamnya adalah pabrik tersebut. Akhirnya Sung Cha OK menerima tawaran tersebut karena saat itu keinginan ia untuk menjadi seorang reporter yang handal dan terkenal sedang menggebu-gebu sehingga ia tak peduli dampak dari ia memberitakan sesuatu yang masih belum pasti kepada pihak yang dianggapnya salah.  Setelah Choi In Ha dan Choi Dal Po menjadi seorang reporter meskipun di stasiun TV yang berbeda, mereka bisa membuktikan bahwa seorang reporter harus menyampaikan berita dengan benar dan sesuai fakta.


SINOPSIS SINGKAT DRAMA KOREA 2014 “PINOCCHIO”


Haloo readers !! kembali lagi dengan saya dengan cerita yang capruk, absurd, bikin enek and bla bla bla :') but, kali ini saya tidak akan nge post cerita absurd saya, melainkan saya akan nge post sinopsis salah satu drama korea favorite saya yaitu PINOCCHIO. Mungkin temen-temen ada yang sudah pernah nonton sebelumnya atau mungkin belum, nah buat yang belum dan pengen tau sinopsisnya kayak gimana kali ini saya akan menceritakan sinopsis singkat drama korea yang pernah tayang di RCTI ini.(catatan : sinopsis yang saya buat ini berdasarkan pengamatan saya sendiri dan dengan bahasa saya sendiri tanpa copast dari blog lain, so kalo ada yang salah-salah dikit di maafin ya guys :( mungkin saya nonton nya nggk minum aqua dulu jd kurang fokus :'D) oke !  check this one out and happy reading ! enjoy :)
-
-
-
Dalam drama PINOCCHIO, Choi Dal po/Ki Ha Myeong yang saat itu berusia kurang lebih 10tahun adalah korban seorang reporter bernama Sung Cha OK yang dibintangi oleh Jin Kyung . Ia melebih-melebihkan berita tentang ayah Choi Dal Po yang bekerja sebagai ketua pemadam kebakaran, menurutnya ayah Choi Dal Po adalah penyebab dari kematian para anak buahnya yang saat itu sedang berusaha memadamkan kebakaran disebuah pabrik besar.  

Awalnya ayah Choi Dal Po diberitahu oleh manager pabrik untuk masuk kedalam pabrik karena ada 2 orang pegawai yang terjebak didalamnya. Setelah ayah Choi Dal Po dan para anak buahnya masuk, tak lama 2 pegawai itu keluar dengan selamat dan mereka mengaku bahwa merekalah sebab kebakaran tersebut. Untuk menutupi kesalahan 2 pegawainya akhirnya saat dimintai keterangan oleh polisi, sang manager memfitnah ayah Choi Dal Po bahwa ayah Choi Dal Po memaksakan para anak buahnya masuk kedalam pabrik padahal manager sudah bilang tidak ada orang didalam. Mendengar keterangan tersebut, para polisi mulai mencari dimana ayah Choi Dal Po, namun hasilnya nihil, ayah Choi Dal Po tidak ditemukan bahkan jika dia sudah meninggal jasadnya pun tidak ditemukan.

Sung Cha OK yang saat itu dikenal sebagai reporter muda dan cerdas dalam menyampaikan berita, ia memberitakan bahwa ayah Choi Dal Po kabur karena melihat para anak buahnya meninggal. Berita itu pun menyebarluas hingga setelah peristiwa tersebut, rumah keluarga Choi Dal Po dipenuhi para reporter. Sung Cha Ok terus memojokan dengan pernyataan-pernyataan yang membuat Choi Dal Po dan kakanya emosi. Saat itu kakak Choi Dal Po berusaha melindungi keluarga nya dari para reporter kejam yang menyebarkan rumor salah tentang ayahnya. Selain Sung Cha OK ada juga salahsatu reporter yang bekerja di YGN (saingannya MSC) yaitu Hwang Gyo Dong yang dibintangi oleh Lee Pil Mo yang sama-sama menyebarluaskan rumor salah tersebut. Rumor tersebut membuat masyarakat menggunjing keluarga Choi Dal Po bahkan ibunya tidak dapat berbelanja ke pasar karena para penjual tidak mau dibeli oleh nya.

Akhirnya ibunya Choi Dal Po frustasi dan mengajak Choi Dal Po untuk bunuh diri ke laut namun Choi Dal Po berhasil diselamatkan oleh seorang kakek yang mempunyai gangguan di ingatannya. Kakek itu berfikir bahwa Choi Dal Po adalah anaknya yang sudah meninggal kemudian hidup lagi. Selama ia hidup dengan kakek tersebut, ia masih memikirkan nasib kakaknya yang entah kemana dan ia juga mempunyai tekad untuk meluruskan rumor salah tentang ayahnya. Sampai akhirnya ia bertemu dengan cucu dari kakek tersebut yaitu Choi In Ha. Hal unik dari Choi In Ha yaitu ia mempunyai penyakit Pinocchio dimana jika ia berbohong maka ia akan cegukan. Namun Choi Dal Po menjadi kurang respect kepadanya setelah mengetahui bahwa ibunya adalah Sung Cha OK. Semenjak mereka memasuki dunia SMA, Choi In Ha kesal pada penyakitnya yang membuatnya harus selalu jujur kepada setiap orang apalagi jika menyangkut soal perasaannya kepada Choi Dal Po. Setelah Choi In Ha dan Choi Dal Po lulus dari SMA, mereka mulai memikirkan masa depan mereka. Choi In Ha ingin sekali menjadi seorang reporter seperti ibunya. Namun Choi Dal Po melarang Choi In Ha untuk tidak menjadi reporter karena menurutnya dunia reporter/wartawan/jurnalis adalah dunia kotor yang hanya mementingkan rating, mereka tidak peduli berita tersebut benar atau tidak, bahkan mereka tidak memikirkan dampak dari berita yang disiarkan. Namun Choi In Ha tetap bersihkeras untuk menjadi reporter bahkan ia tidak memikirkan tentang penyakitnya yang tidak bisa berbohong. Akhirnya Choi In Ha mengikuti test di MSC (tempat ibunya bekerja), dan yang mengetest pun adalah ibunya sendiri dan beberapa rekan nya. Dan Sung Cha OK langsung menolak mentah-mentah anaknya dengan alasan reporter tidak boleh berpenyakit Pinocchio. Mendengar Choi In Ha ditolak oleh ibunya sendiri Choi Dal Po menyemangati Choi In Ha untuk menjadi reporter karena menurutnya seorang reporter justru tidak boleh berbohong dan harus menyampaikan kebenaran. Dan saat itu juga Choi Dal Po ingin menjadi seorang reporter bukan karena ia suka, melainkan ingin mengungkapkan kebenaran tentang rumor ayahnya.

Lantas bagaimana kehidupan Choi Dal Po dan Choi In Ha selanjutnya ? mampukah Choi In Ha menjadi reporter yang memiliki penyakit Pinocchio? Bagaimanakah nasib kakanya Choi Dal Po? Berhasilkah Choi Dal Po mengungkap kebenaran tentang rumor ayahnya beberapa tahun yang lalu? Siapakah dalang dibalik kasus ayahnya dulu ?

cerita selanjutnya, silahkan temen-temen download film nya di http://ganoolmovie.com/pinocchio-eps-1-14-2014-ongoing/  
semoga bermanfaat :)

Rabu, 21 Oktober 2015

Maafkan aku ayah-ibu (puisi)

 

Mungkin aku tidak pantas lahir ke dunia ini

karena percuma, aku lahir tapi selalu menyakiti kedua orang tuaku.

Maafkan aku ayah-ibu sampai saat ini aku belum bisa jadi apa yang kalian inginkan.

Belum bisa jadi apa yang kalian banggakan.

Tapi sungguh dalam hati dan do'a aku selalu berusaha tuk membuat kalian bangga.

Jika azal akan menjeputku, 

entah itu esok, lusa atau pun nanti, 

izinkan lah aku melihat senyuman bangga yang tulus dari wajah mu

dan bila Allah memberikan waktu 4 detik untuk ku, 

maka aku akan pergunakan 3 detik tuk bilang...

" AKU SAYANG KALIAN "...:*:*:* 

NO BODY LOVES ME LIKE YOU DO

Sedikit cerita, ketika kalian baca cerita yang satu ini mungkin kalian akan berfikir "aku pernah baca ini di sosial media" ya itu memang, cerita ini saya dapatkan di facebook, karena menurut saya cerita ini membuat saya terharu (alay dikit gpp, kan?:p) akhirnya saya putuskan untuk mengadopsi dan memodifikasi cerita tersebut menjadi sebuah naskah/script . Naskah ini pun saya pake untuk tugas membuat film pelajaran bahasa indonesia saat saya kelas XI. Dan Film itu mampu membuat teman-teman saya nangis dan terharu . hahaha mereka juga sama seperti saya :D. 
Saya rasa cukup buat cap cip cup nya, mari kita membaca and enjoy readers :)

*Naskah Drama untuk 11 orang
Jonathan dan Jessica adalah sepasang kekasih yang ,sangta serasi. Ya ibaratnya mereka itu seperti pasangan pangeran William dan kate midalton yang selalu terlihat harmonis. Hubungan nathan  dan sica sudah cukup lama ya sekitar 4 tahunan lah. Meskipun kampus mereka berbeda tapi itu tak membuat sica maupun Nathan bersikap possessive. Mereka saling memberi kepercayaan sehingga hubungan mereka terlihat harmonis meskipun sudah cukup lama membina.
Hari ini 08 agustus 2012 pukul 23.45. 15 menit lagi menuju hari special untuk Jessica. Maka dari itu sang kekasih datang kerumah sica untuk memberikan kejutan.
Jessica             : “Nathan???” (mimic kaget)
Jonathan          : (hanya tersenyum simpul)
Jessica             : “ngapain kamu malem-malem gini kerumah aku? Inikan udah malem banget ”
Jonathan         : “ gak mau ngapa-ngapain kok, Cuma mau ngasih ini aja…”(seraya menyerahkan kotak kecil yang berwarna pink dan sepucuk surat)
Jonathan          : “Happy birthday ya sayang…”
Jessica             : “makasih yahhh Nathan ku..” (sambil mencubit gemas pipi nathan).
Kemudian mereka pun melanjutkan chit-chat malam mereka dengan duduk dikursi depan rumah sica.
Nathan            : “oh ya besok aku harus pergi ke Singapore”
Jessica             : “secepat itukah …” (kaget dan langsung menatap pacarnya itu dengan serius)
Nathan         : “tadi aku dipanggil rector untuk segera prepare buat ke Singapore, dan kemungkinan aku pergi ke airport jam 4 pagi. Aku juga bakal tinggal disana sekitar 1 pekan”
Jessica             : “yah… kalau jam segitu aku gak bisa anter kamu dong..”
Nathan         :”ya makanya dari itu, aku ke rumah kamu. Karena aku yakin kamu pasti gak bakal bisa bangun sepagi itu. Pacar aku kan kebo :P “
Jessica             : “biarin wle :P gini-gini juga aku mah kebo cantik..”
Nathan            : “iyalah, jessica emang cantik kok. Yaudah aku pulang dulu yah..” (seraya bangkit dari kursi)
Jessica             : “yaudah kamu baik-baik ya disana. Awas!! Jangan bandel..” (ancamnya)
Nathan            :”siap boss…! Good night sica “
Jessica             : “night too ..”
Jonathan pun pulang dengan motor andalannya yang Nampak sederhana. Sementara Jessica langusung menuju kamar karena sudah tidak sabar akan hadiah yang ia dapat dari pacar 4 tahunnya itu. Nampak raut bahagia dari wajah Jessica namun setelah tahu isi dari kotak kecil itu wajahnya kontras berubah. Ia Nampak kecewa karena Nathan hanya memberinya cincin perak bukan emas seperti yang ia harapkan.
Jessica             : “tega banget sih kamu Nathan.. kita udah pacaran 4 tahun tapi kamu masih gak ngerti sama keinginan aku..” (lalu meletakan kotak kecil serta surat yang belum ia baca di bawah lemari)
*****
Ke Esokan harinya.
Yona                : “ceilah yang ulang tahun, pagi-pagi kok mukanya udah ditekuk kaya gitu..” (sindirnya pada Jessica yang Nampak kecewa)
Jessica           : “gimana mau ceria di hari ultah gue, nathan aja ngasih kado yang sama sekali gak gue harepin”
Kinal                : “emang dia ngasih apaan ke elo?”
Jessica             : “masa sih dia ngasih ke gue cincin perak yang bentar-bentar harus dicuci biar gak item. Kan gak lucu. Lagian semua orang juga bisa kali ngasih yang begituan ke gue”
Kmeudian yona dan kinal pun tertawa lepas. Berbeda dengan Tiffany yang terus focus kepada layar androidnya, yang sedari tadi tak bersua.
Tiffany             : “semua orang emang bisa ngasih barang itu ke elo dengan Cuma-Cuma. Tapi gak semua orang bisa ngasih barang itu setulus Nathan  lakukan” (masih menatap hp nya itu)
Yona                : “eh bener juga sih kata si fany. Nathan itu orangnya emang tulus, dan gue juga yakin dia bakal ngasih sesuatu yang lebih special ke elo suatu saat nanti”
Kinal                : “iya jes, lagian dia kan masih kuliah. Kalau dia udah kerja gue juga yakin dia bakal ngasih elo cincin yang elu harepin”
Tiba-tiba ada seorang cowok yang menghampiri mereka
Rio                   :”Jessica kan?” (sambil menunjuk kearah Jessica)
Jessica              : “kenapa?”
Rio                   :”gue Rio. ada yang mau ketemu sama lo…”
Jessica              : “siapa?”
Rio                   : “ayo ikut gue…” (sambil berlalu pergi)
Jessica              : “yaudah guys gue duluan ya”
Teman-temannya pun hanya melambaikan tangan.  Tibalah Jessica di taman dengan diantar oleh Rio. Rio pun langusng mennujukan orang yang ingin bertemu dengan Jessica itu. Tak lama Jessica menghampiri cowok itu.
Jessica             :”Bily???”
Bily                  : “hay jess..”
Jessica             : “ada apa?” (sambil duduk disamping Bily)
Bily                  : “aku Cuma mau ngasih ini buat kamu” (memberikan sebuah kotak dgn ukuran sedang )
 Jessica            : “buat aku?” (dengan wajah gembira tak menyangka karna kotak itu berisikan hp BB)
Bily                  : “yaiyalah buat kamu, masa buat ibu mu,  kamu suka kan?”
Jessica              :”suka pake banget. Inikan hp inceran aku bil. Thanks ya”
Bily                 : “sebenarnya bukan Cuma itu aja jes, aku ngajak kamu kesini karena aku juga mau ngomong sesuatu sama kamu..”
Sejenak hening
Bily                  : “aku suka sama kamu jes…” (membuat Jessica terbelalak kaget)
Bily                 : “aku tau kamu pasti gak bakal terima aku karena aku jga tau kamu udah punya cowok. Tapi aku gak peduli jes, karena aku sekarang udah lega akhirnya aku bisa ungkapin perasaan yang sudah lama menyiksaku…”
Jessica             : “kamu salah bil, aku mau kok jadi pacar kamu..”
Bily                  : “kamu serius jes, lantas bagaimana dengan pacar mu itu?”
Jessica             : *mengangguk* lagian aku sudah putus ko sama Nathan” dalihnya
Bily                  : ”thanks ya jes ..”
Keduanya pun kini sudah jelas menjadi sepasang kekasih. Sedangkan Nathan? ia tak tahu bahwa kekasih yang ia cintai kini telah mengkhianatinya . Hari demi hari Jessica lalui dengan bahagia bersama Bily, tak jarang mereka pun menampakan kemesraan mereka pada teman sekampusnya, teman-teman Jessica pun sempat curiga karena mereka tak mengetahui hubungan mereka dan jessica tak memberitahunya .
*****
1 minggu kemudian
Dimeja kantin kampus terlihat 4 orang gadis, ya siapa lagi kalau bukan Jessica n friends.
Kinal                :”eh jes, gue perhatiin lo sekarang deket banget sama Bily. Ada hubungan apa lo??”
 Jessica            : “kita udah pacaran, udah jalan 1 minggu..”
Yona                : “what?? Pacaran??” (terhenyak)
Jessica                         : “why not? Bily kan ganteng, baik,selalu ngasih yang gue pengen lagi”
Kinal                : “Nathan gimana??”
Jessica                         : “hari ini juga gue mau putusin dia”
Tiffany             : “jadi selama 1 minggu lo jadian sama Bily. Lo belum mutusin Nathan?”
Jessica                         : (hanya menggeleng)
Tiffany             : “pantesan aja semalem Nathan nelpon gue, katanya lo gak pernah ngasih kabar ke dia..”
Jessica                         : “males gue…”
Kinal                : “tapikan lo juga harus ngasih tau yang sebenernya ke Nathan kalo lo udah jadian sama Bily…”
Yona                : “lagian lo tega banget sih pake nge2in Nathan, kasin juga kan dia yang terus-terusan ngarepin lo…”
Jessica                         : “kenapa kalian jadi nyalahin gue, gue Cuma pengen mutusin dia dengan 4 mata. Lagian sekarang gue udah bahagia kok jadian sama Bily…”
Tiffany             : “ya syukur deh kalo lo bahagia gue Cuma ngengiten 1 hal sama lo ‘jika lo udah ngerasain bahagia disaat cinta itu datang, lo juga harus udah siap dengan segala kondisi ketika cinta itu mulai pergi’ ngertikan maksud gue?”
Jessica                         : “Ngerti Tiffany sahabat ku yang baik hati, makasih atas nasehatnya.tapi kayaknya gak mungkin deh Bily ninggalin gue. Udah ah gue mau pergi dulu sama Bily. Dah!!”
Teman-temannya hanya menatap Jessica yang sudah mulai pergi.
Yona                :”susah juga ya ngomong sama orang yang lagi jatuh cinta..”
Tiffany & Kinal            : (tertawa kecil kearah yona)
 Saat Sore hari Jessica ketemuan dengan Nathan, namun bukanlah untuk melepas rindu seperti yang Nathan harapkan melainkan Jessica akan memutuskan Nathan.
Nathan            : “selamat sore sica!! Udah lama nunggu ya?” (dengan sangat ceria)
Jessica                         : “ah tidak juga,”
Nathan            : “kamu gak kangen ya sama aku? Kok sikap kamu biasa-biasa ajah sih??”
Jessica                         :”Nathan?”
Nathan            :”yaaa”
Jessica                         : “aku mau kita PUTUS…”
Sejenak Hening, namun tiba-tiba Nathan tertawa kecil
Nathan            : “sicaaa,,, sicaaaa. Bercanda kamu itu gak lucu tau gak…”
Jessica                         : “aku gak becanda, aku serius Nathan. aku udah gak cinta lagi sama kamu karena ada seseorang yang membuat aku lebih nyaman ketika deket sama dia” (dengan wajah yang meyakinkan)
Wajah Nathan pun tak lagi seceria tadi
Jessica                         : “maafin aku Nathan” (sambil menggenggam tangan nathan)
Namun dengan cekatan Nathan melepas tangan Jessica secara halus dengan senyuman pahitnya.
Nathan            : “kamu gak perlu minta maaf, aku yang harusnya minta maaf karena aku yang gak bisa menjaga hati kamu sampai2 kamu berpaling. Yaudah aku pergi dulu ya, karena besok aku ada acara interview, jadi aku harus siap2. Selamat tinggal sica”
Nathan pun pergi dengan hati yang hancur berkeping-keping. Sempat terlintas rasa iba dari hati Jessica namun tak lama ia pun pulang karena malamnya ada acara dengan Bily.
*****
Ke Esokan harinya.
Pagi ini Bily bersiap-siap untuk interview. Sesudahnya ia pun ke kampus untuk nongkrong bersama kawan-kawannya lumayanlah, untuk menghilangkan rasa galaunya.
 Nathan           : “hay bro…” (bersalaman kepada kawan-kawanya)
 Bayu               : “gimana interview nya lancar??”
Nathan            : “lancer dong…”
Bimo                : “eh than, lo masih jadian kan sama Jessica ?”
Nathan            : “baru aja putus kemaren…” (mencoba tegar)
Bayu                : “what putus???”
Bimo                : “gini than, gue sebagai temen lo Cuma ngasih tau. Waktu lo ada di Singapore gue gak sengaja ketemu  Jessica sama cowok di mall mesra banget. Ya gue piker sih itu saudaranya tapi gak mungkin jga sih soalnya mereka mesra banget than”
Bayu                : “wah berarti lo 2in than. Tega banget ya Jessica. Gue juga sempet tahu sih, karena cowok itu adalah Bily, temen SMA gue. Anaknya emang tajir tapi kelakuannya gak banget deh…”
Kemudian lagi-lagi Nathan tersenyum menyembunyikan kesakitannya.
Nathan            : “itu hak dia lagi, lagian gue kan baru pacarnya ajah, selama sica belom menemukan orang yang tepat ia berhak mencari orang yang bisa membuat dia bahagia.dan mungkin gue bukan orang yang tepat buat dia”
Bimo                : “lo itu orang yang tepat buat jessica than. Lo tulus, bahkan lo di 2in pun lo gak marah. Salut gue sama lo…” (sambil menepuk bahu Nathan)
*********
Nathan pun duduk di teras rumah depannya sambil menatap malam yang penuh bintang (ketauan banget Nge-galaunya :D)
Nathan            : (Batinnya) ‘aku gak tau sica, apa yang dikatakan teman-teman ku itu benar atau tidak. Jika benar pun aku tak bisa apa-apa, karena itu sudah menjadi hak mu. Aku bukan cowok lemah, aku hanya ingin melihat mu bahagia dengan orang yang memang menurut mu bisa membahagiakan mu. Maafkan aku yang tdk bisa memberi mu kehagiaan yang nyata. Sampai sekarang aku masih tdk percaya kalau aku ini ‘bukan pacar mu lagi’ karena sampai sekarang pun aku belum bisa lupain kamu. Mulai sekarang aku gak bisa manggil kamu dgn sebutan ‘sayang’, ah aku juga ingat aku pernah berjanji jikalau nanti kita menikah aku akan buatkan kamu lagu, tapi nyatanya aku tak bisa menepati itu karena aku bukan siapa2 kamu lagi. Terlalu banyak hal yang membuat aku gak bisa lupain kamu.aku juga gak bisa paksa kamu buat balikan sama aku karena aku menyayangi mu itu artinya aku bahagia kalau kamu bahagia. Makasih ya sica selama ini sudah menjadi wanita terindah ynag pernah aku miliki, semoga kau bisa bahagia dengan pilihan mu itu, mungkin aku gak bisa membahagiakan mu dengan barang-barang yang mewah seperti yang dia lakukan tapi aku akan berusaha membahagiakan mu dengan cara ku sendiri’
******
1 bulan kemudian
Semenjak kejadian itu Nathan pun tak lagi menghubungi Jessica karena ia focus dengan kerja dan kuliahnya sementara Hubungan Jessica dan Bily kini menjadi suram. Sikap Bily berubah menjadi kasar dan mudah marah. Sampai suatu hari Jessica mencari-cari Bily yang sedari tak mengabarinya, sampailah Jessica di taman dan mendapati Bily sedang bermesraan dengan wanita cantik yang bernama Dara.
Jessica                         : “Bili…” (dengan nada kaget)
Jessica                         : “siapa wanita ini?”
Bily                  : “dia pacar gue…”
Jessica                         : “pacar lo bilang? Terus selama ini lo anggap gue apa hah?? Dasar cowok pengkhianat”
*Plakkkkkkkkkk* sebuah tamparan mendarat di pipi Jessica. Ia pun meringis kesakitan.
Bily                  : “mulut lo dijaga ya, gue gak seperti apa yang lo katain” (hendak menampar lagi pipi Jessica namun Dara menghalanginya)
Jessica                         : “gue kecewa sama lo bil…” (kemudian pergi)
Bily                  : “kamu jangan dengerin kata cewek itu ya, sayang…”
Dara                : “cukup bil, aku udah muak…”
Bily                  : “aku ini pacar mu Dara!! Kamu gak percaya sama aku….”
Dara                : “aku percaya sama kamu, tapi kmau sendiri yang udah ngilangin rasa percaya itu…” (plaaakkkkkk tamparan kini mendarat di pipi Bili)
Dara                : “itu balasan dari cowok yang suka kasar sama cewek…” (dan plakkkkk satu lagi tamparan di pipi Bily)
Dara                : “dan itu balasan karena lo udah ngekhianatin gue”
**********
Didalam kamar Jessica, terlihat Jessica sangat sedih dan kecewa yang amat berat. Ia tak hentinya menangis, setelah cukup lama, ia melihat sesuatu di bawah lemari, kotak kecil berwarna pink!! Ya kado ultah dari mantanya Nathan. kemudian Jessica mengambil kotak itu, ia melihat cincin, ia pun mengenakan cincin itu dijari manisnya. Ia tersenyum haru dan ia pun mengambil surat ynag belum ia baca.
‘Selamat Ulang Tahun Jessica Sayang :* semoga sehat selalu. Tambah cantik, tambah pinter, tambah dewasa dan tentunya tambah sayang sama aku hehe :P
Maaf ya sayang, aku cuman bisa ngasih cincin yang seperti ini buat kamu. Tapi aku janji suatu saat nanti aku akan kasih cincin emas untuk kita berdua dalam ikatan cinta yang lebih resmi. Do’akan aku ya sayang semoga aku cepat-cepat diterima kerja, nanti gaji pertama ku akan aku belikan cincin agar aku bisa meminang mu’
I love you My Princess :* ({})
Dari kekasih mu
Jonathan
Jessica pun kembali menangis, karena ia baru tahu betapa besar dan tulusnya Nathan mencintai dirinya. Ia pun langusung meraih ponselnya dan langsung menghubungi Nathan.
Jessica                         : “halo… Nathan maafin aku ya… aku gak bermaksud…..”
Ibunya Nathan             : “maaf nak, ini bukan Nathan. ini ibunya…”
Jessica                         : “oh maaf bu, boleh saya bicara sama Nathan…”
Ibunya Nathan             : “kalau ade mau ketemu sama Nathan sebaiknya ade kesini saja…”
Jessica                         : “saya akan kesana, tapi tolong saya mau bicara dulu sama Nathan boleh…”
Ibunya Nathan             : “lebih baik ade kesini saja,,,,”
Kemudian hp nya pun ditutup oleh ibunda Nathan. tak lagi menunggu Jessica langsung pergi kerumah Nathan.  sesampainya ia hanya melihat ibunda Nathan yang berdiri dihadapannya. Jessica pun bersalaman.
Ibunya Nathan             : “Jessica, ya??”
Jessica             : “benar bu, saya Jessica. Nathan nya ada? Saya harus bertemu dengan dia”.
Ibunya Nathan             : “nathannya tidak ada disini, kalau kamu mau bertemu, ayo ikut dengan ibu, ibu akan antar kamu bertemu dentgan Nathan…”
Jessica pun hanya menuruti ibunya Nathan,
Jessica                         : “kok kita malah kesini sih bu, Nathan nya mana??” (celingukan)   
Ibunya                         : “itu dia Nathan….” (sambil menunjuk ke segumpulan tanah yang diberi taburan bunga dan terdapat sebuah papan yang bertuliskan JONATHAN). Kemudian Jessica pun tak bisa berkata-kata lututnya lemas, buliran air mata mengalir lagi di pipinya.
Jessica                         : “gak mungkin bu, gak mungkin… Nathan masih hidup kan??” (sambil meminta jawaban dari ibu )
Ibunya                         : (hanya menggeleng kemudian pergi).
Jessica pun menghampiri kuburan yang menjadi tempat peristirahatan terakhir Nathan.
Jessica                         : “Nathan…!!!! maafin aku,,, aku nyesel Nathan, aku nyesel udah khianatin kamu!!” (sambil menangis dan mengelus-eluskan batu nisan Nathan)
Kemudian tiba-tiba angin berhembus dan munculan sosok yang memakai serba putih. Kemudian Jessica pun menatap lekat sosok itu, ya dia Nathan! atau lebih tepatnya ruh nya.
Jessica                         : “Nathan…” (suara lembut dan tak percaya bahwa itu adalah nathan)
Nathan            : (hanya tersenyum simpul namun amat menawan)
Jessica                         : “aku minta maaf Nathan, aku udah duain kamu…”
Nathan            : “sudah jangan menangis, kau tidak lelah apa sedari tadi menangis dan meminta maaf padaku…”
Jessica                         : “aku gak bakal berhenti nangis, sebelum kamu mau maafin aku..”
Nathan            : “aku sudah memaafkan mu bahkan jauh hari sebelum kau datang kesini..”
Jessica                         : “Semudah itukah? Apa kau tidak sakit hati”
Nathan            : “ya sakit hatilah, tapi mau bagaimana lagi. Aku kan udah bilang aku sangat menyayangi kamu, dan saking sayangnya aku gak pernah bosen ngomong sama kamu ‘kalau aku gak suka liat kamu nangis’ maafin aku ya sica, mulai sekarang aku gak bisa hapus air mata kamu lagi, gak bisa beliin kamu coklat kalau lagi ngambek, Karena dunia aku dan kamu itu beda. tapi satu hal yang harus kamu tau, dulu, sekarang dan selamanya kasih sayang aku ke kamu itu masih utuh dan akan aku jaga baik-baik.”
Jessica                         : “makasih ya Nathan karena kamu aku tau apa itu cinta, apa itu ketulusan dan kesetian, kamu juga udah ngajarin aku arti dari ‘bahagia itu sederhana’    karena kamu aku juga menemukan kebahagian yang sebelumnya belum pernah aku temukan, thanks for everything.. NO BODY LOVES ME LIKE YOU DO”